Loading

Renungan Buku Abu-abu

20 November

Kami tidak berfokus pada pemenuhan hidup, tetapi pada kekosongan dan ketidakberhargaan dari semuanya.

Gray Book, p. 135 (Chapter Eight, Lines 2-3)

Baca renungan

Literatur kami mengatakan bahwa kecanduan adalah musuh kehidupan. Ketika kami menggunakan, kami perlahan-lahan melakukan bunuh diri, dan kami tidak bisa menahannya. Hidup kami telah menjadi latihan bertahan hidup, tetapi kami juga membunuh diri kami sendiri pada saat yang sama.

Kami tidak mencari Solusi yang berhasil. Kami menyalahkan semua orang dan segala sesuatu atas kondisi kami.

Kami tidak melihat jalan keluar, jadi kami menggunakan narkoba untuk menutupi perasaan kegagalan kami. Kami terjebak dalam siklus tak berujung tanpa akhir yang terlihat. Setelah Menyerah pada Program Narcotics Anonymous, dan terhubung dengan Kekuatan yang lebih besar dari diri kami sendiri, Hidup kami mulai memiliki makna.

Kami tidak lagi hanya bertahan atau ada. Kami benar-benar menemukan sesuatu untuk Dihidupi, diri kami sendiri. Kami mulai melihat bahwa tetap Bersih memberikan hasil.

Kami mulai merasakan Harapan, saat kami dibebaskan dari penjara buatan kami sendiri. Kami melakukan lebih dari sekadar ada, kami akhirnya Hidup. Setiap hari kami tidak menggunakan, kami melihat bahwa Hidup kami layak untuk Dihidupi. Dalam mempraktikkan Prinsip-Prinsip Spiritual Narcotics Anonymous, kami mulai mendapatkan harga diri dan Iman kami tumbuh sebagai hasilnya.

Kami menjadi orang yang seharusnya kami menjadi sejak awal. Dalam Menjalani Program, Hidup kami menjadi penuh dan Memuaskan. Kami menunjukkan Rasa Syukur kami dengan Berbagi dan Peduli dengan orang lain dengan cara N.A.

Saat Ini
✦   ✦   ✦

Dengan Bantuan N.A. dan Tuhan yang Kami Pahami, Hidup kami akan layak untuk Dihidupi. Hidup kami tidak lagi hanya latihan bertahan hidup.

Bagikan renungan di WhatsApp