Renungan Buku Abu-abu
pecandu akan menemukan dari awal sebanyak identifikasi yang dibutuhkan masing-masing untuk meyakinkan dirinya bahwa dia bisa tetap bersih, dengan contoh dari orang lain yang telah pulih selama bertahun-tahun.
Gray Book, p. 133 (WE DO RECOVER, First Paragraph)
Selama bertahun-tahun pecandu meninggal, secara tidak perlu, karena penyakit kecanduan. Pecandu tidak memiliki tempat untuk pergi, kecuali penjara dan lembaga.
Adalah ilegal bagi pecandu untuk berkumpul atau bertemu di tempat umum, bahkan demi Pemulihan. Banyak dari kita terpaksa pergi ke persekutuan lain atau tempat lain, demi Pemulihan. Identifikasi kita sebagai pecandu masih belum terpenuhi, banyak dari kita terus meninggal.
Penyakit kita adalah salah satu dari perasaan dan emosi, bukan gejala, yang merupakan penggunaan narkoba. Ketika Narcotics Anonymous dimulai, pecandu akhirnya menemukan tempat di mana mereka bisa mengidentifikasi dengan orang lain. Identifikasi ini adalah yang membuat Pemulihan kita menjadi mungkin.
Salah satu pernyataan paling kuat yang bisa didengar pendatang baru di pertemuan Narcotics Anonymous adalah ketidakberdayaan dan Penyerahan kepada penyakit kecanduan, dari pecandu lain. Bab Pertama dalam Teks Dasar; Siapa Itu Pecandu, berbicara tentang identifikasi pertama kita berasal dari Hidup yang berpusat pada narkoba. Ketidakberdayaan dan ketidakmampuan mengelola, Hidup untuk menggunakan dan menggunakan untuk Hidup.
Identifikasi perasaan dari keputusasaan dan isolasi yang datang berikutnya. Setelah melihat orang-orang seperti kita tetap Bersih dan menemukan Cara Baru untuk Hidup, kita mulai merasakan Harapan, sebuah Prinsip Spiritual yang telah lama hilang bagi banyak dari kita. Kita akhirnya merasa bahwa kita tidak perlu lagi menggunakan, kita juga, seperti banyak orang, bisa tetap Bersih.
Kita akhirnya menemukan tempat di mana kita merasa kita termasuk. Kita belajar tentang Prinsip Spiritual Empati, "Bahasa pengakuan, keyakinan, dan iman yang tak terucapkan." Bagi kita, Empati berarti, rasa sakitmu di Hatiku. Saat orang lain Berbagi Pengalaman, Kekuatan, dan Harapan mereka dengan kita, kita menganggukkan kepala kita setuju dan berkata, "Aku juga." Kita akhirnya pulang.
Isolasi yang berada di pusat penyakit kita, mulai menghilang.
Kita menjadi bagian dari Keseluruhan. Teks Dasar kita mengatakan, "Kita menjadi sepenuhnya utuh dan sepenuhnya bebas."
Kita akan belajar untuk mengidentifikasi dan tidak membandingkan dengan orang lain. Kita akan menjadi contoh dari Kekuatan yang membuat kita Bersih. Kita berbagi Hadiah Ilahi ini, dengan semua orang yang datang setelah kita.