Renungan Buku Abu-abu
Kemajuan pemulihan adalah perjalanan terus-menerus menanjak dengan usaha penuh kasih. Tanpa cinta atau usaha kita mulai menurun.
Grey Book, p. 128 (Chapter Seven, Lines 30-32)
Pemulihan adalah perjalanan menanjak, ketika kita diam dalam proses Pemulihan kita, kita mulai mundur. Proses Pemulihan berhenti, ketika kita berhenti menjalankan Program.
Penyakit kecanduan bersifat progresif, tidak peduli berapa lama kita sudah bersih. Pemulihan mungkin dilakukan setiap hari, penangguhan harian kita terdiri dari Pantang Total, dan Penerapan Prinsip-Prinsip Spiritual. Program dua puluh empat jam berarti Siklus Pemulihan dapat dimulai lagi keesokan harinya, jika kita mengerjakannya. Kita tidak bisa tetap bersih dengan mandi kemarin, jadi kita tidak bisa tetap bersih dengan Pemulihan kemarin.
Kita memperbarui Komitmen kita terhadap Pemulihan kita, dengan Menyerahkan diri kepada Prinsip-Prinsip Narcotics Anonymous setiap hari. Penyakit kecanduan lebih dari sekadar penggunaan narkoba kita, jadi Pemulihan kita harus lebih dari Pantang Total. Prinsip-prinsip yang terkandung dalam Langkah dan Tradisi kita mengubah Kepribadian kita dan Membangkitkan Jiwa kita. Program Narcotics Anonymous bukan untuk mereka yang membutuhkannya, bahkan bukan untuk mereka yang menginginkannya.
Narcotics Anonymous adalah untuk mereka yang menjalankannya. Menjalani Program menjaga kita di Jalur Spiritual.
Cinta dan Usaha adalah Iman dalam Tindakan, Tuhan Yang Kita Pahami membuat Pemulihan mungkin bagi kita hari ini. Berbagi Hadiah Cinta dan Pelayanan ini dengan orang lain adalah satu-satunya cara bagi kita untuk menjaga Hadiah Berharga ini. Proses Pemulihan membutuhkan kerja, proses kambuh tidak membutuhkan kerja, itu otomatis.
Melalui Doa dan Meditasi kita diberikan Kekuatan untuk menerapkan Prinsip-Prinsip Spiritual Narcotics Anonymous ke dalam Kehidupan kita. Sumber Kekuatan ini adalah Sumber Kekuatan Terbesar kita. Kita memulai setiap hari dengan Menyerahkan Kehendak dan Kehidupan kita kepada perawatan Kekuatan yang Penuh Kasih dan Peduli ini.
Beberapa orang mengatakan bahwa Kehendak kita dimulai pada akhir Kehendak Tuhan.
Kami akan terus bergerak menanjak dalam perjalanan ini, untuk mencegah mundur ke bawah.