Loading

Renungan Buku Abu-abu

29 September

Terkadang, setelah beberapa hari mengabaikan pemeliharaan spiritual, hal-hal mulai benar-benar tidak terkendali dalam kehidupan kita sendiri.

Gray Book, p. 146 (Chapter Nine, Lines 4-6)

Baca renungan

Teks Dasar kita mengingatkan kita bahwa ketika kita berhenti Hidup di sini dan sekarang, masalah kita menjadi diperbesar secara tidak masuk akal. Proses ini terjadi perlahan dan tanpa pemberitahuan, sampai kita dalam masalah Spiritual. Seperti sepasang teropong yang terfokus di bagasi mobil yang bergerak, menjadi tidak fokus dengan gundukan dan tikungan selama perjalanan sehari-harinya. Kita biasanya tidak menyadari betapa tidak fokusnya mereka sampai kita mengambilnya dan melihat melalui mereka lagi.

Kita menyadari betapa tidak fokusnya mereka sebenarnya. Hal yang sama terjadi pada kita tanpa Pemeliharaan Harian Semangat kita. Tanpa Latihan Harian, kita menjadi seperti teropong di bagasi mobil itu, tidak fokus.

Dalam Langkah Ketujuh ada Kotak Alat Spiritual yang diletakkan di depan kita sebagai hasil dari Langkah Enam. Dengan Bantuan Tuhan Menurut Pemahaman Kita sendiri, kita memanfaatkan Kekuatan untuk berjalan di jalan ini. Kita Menyerah setiap hari dan Percaya bahwa Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita.

Langkah Ketiga kita mulai menjembatani kesenjangan antara Iman dan ketakutan. Hubungan ini dimulai pada Langkah Satu, ketika kita Menyerah pada Program Narcotics Anonymous. Pada saat itu pikiran kita terbuka.

Kita mengenali Harapan di sekitar kita sebagai bukti dalam Kehidupan kita sendiri maupun orang lain. Kita menjadi bagian dari Pesan kita saat kita Menjalani Program ini dan Berbagi dengan orang lain.

Saat Ini
✦   ✦   ✦

Kita akan terus fokus pada Prinsip Spiritual setiap hari, selama gundukan dan tikungan hari itu.

Bagikan renungan di WhatsApp