Loading

Renungan Buku Abu-abu

9 Juli

bahwa saatnya telah tiba ketika kebohongan lama yang melelahkan, "Sekali pecandu, selalu pecandu", tidak akan lagi ditoleransi baik oleh masyarakat maupun oleh pecandu itu sendiri. Kami pulih.

Gray Book, p. 133 (Chapter Eight, Header, Last Line)

Baca renungan

Masyarakat di masa lalu memandang pecandu sebagai ancaman sosial. Penyakit kecanduan memanifestasikan dirinya dalam perilaku yang tidak menyenangkan. Literatur kita mengatakan bahwa penyakit kecanduan memperburuk cacat karakter kita dan memperkuat gangguan kepribadian.

Jadi untuk waktu yang lama itu dianggap sebagai dilema moral. Masyarakat termasuk Teman dan Keluarga kita mengira bahwa pecandu adalah orang-orang yang lemah kemauan.

Mereka mengira sebagai pecandu kita memiliki pilihan dalam hal ini. Buku Abu-abu kita mengatakan, "Istilah "pecandu narkoba" membangkitkan visi kejahatan jalanan, ketakutan akan hukum, dan jarum suntik. Keyakinan kita adalah bahwa pecandu narkoba hidup di lingkungan kumuh." Penyakit kecanduan mengekspresikan dirinya dengan cara yang antisosial dan membuat deteksi, diagnosis, dan pengobatan menjadi sulit.

Pada tahun 1953, sebuah Persekutuan dan Program dibentuk untuk merawat mereka yang menderita kecanduan dalam bentuk penggunaan narkoba. Dua Belas Langkah dan Dua Belas Tradisi Narcotics Anonymous yang Berbasis Spiritual menghentikan dan merawat penyakit kita. Ribuan dan ribuan pecandu telah Pulih untuk Hidup bebas narkoba.

Narcotics Anonymous juga menyediakan cetak biru untuk Hidup Bahagia, Gembira, dan Bebas. Program Narcotics Anonymous menjangkau seluruh Dunia menawarkan Pesan Harapan dan Janji Kebebasan kepada semua yang berusaha untuk mendapatkannya. Pecandu yang Pulih adalah Visi Harapan.

Dunia dan pecandu itu sendiri tidak akan lagi mentoleransi kebohongan lama itu, "sekali pecandu selalu pecandu." Kami Pulih.

Saat Ini
✦   ✦   ✦

Dengan Tuhan Yang Kita Pahami dan Persekutuan Narcotics Anonymous Kita akan Pulih untuk Hidup Bersih dan Sehat.

Bagikan renungan di WhatsApp