Renungan Buku Abu-abu
Kecanduan adalah penyakit yang terwujud dalam diri kita pada titik yang tak berkesudahan dalam hidup kita.
Gray Book, p. 13 (Chapter One, Lines 7-8)
Setelah datang ke Narcotics Anonymous kita menyadari bahwa kita adalah orang yang sakit, bukan orang jahat. Kita menjadi sakit seiring waktu bukan dalam semalam. Penggunaan narkoba hanyalah gejala dari penyakit kecanduan.
Penggunaan hanyalah puncak gunung es. Bagian gunung es yang terendam adalah bagian terbesar dari penyakit ini. Kecanduan dalam Narcotics Anonymous dianggap sebagai penyakit Spiritual, bukan medis.
Solusi kita harus bersifat Spiritual. Kecanduan adalah penyakit Spiritual karena mempengaruhi Hubungan kita dengan Tuhan, diri kita sendiri, orang lain, dan dunia di sekitar kita. Dengan kata lain, itu mempengaruhi Hubungan kita dengan Realitas.
Ketika kita tiba di Narcotics Anonymous, kita datang dengan dasar yang berbeda. Sebagian besar dari kita menderita baik secara Fisik, Mental, atau Spiritual. Beberapa dari kita kehilangan segalanya dan semua orang yang ada dalam Hidup kita.
Beberapa dari kita tiba dengan keluarga dan pekerjaan kita masih utuh. Terlepas dari bagaimana dan mengapa kita sampai di sini, kita semua menderita. Roh kita mengunjungi kengerian kecanduan yang sama.
Itu adalah saat yang tak berkesudahan (tidak dapat diakhiri) ketika kita harus Menyerah. Kita menemukan bahwa di Narcotics Anonymous ada ruang untuk semua manifestasi dari orang yang Sedang Pulih. Ketika kita mengidentifikasi dan tidak membandingkan, kita mengembangkan Bahasa Tanpa Kata dari Empati. Dengan Prinsip Spiritual ini kita dapat saling membantu.
Di Narcotics Anonymous keragaman kita menciptakan Persatuan dalam Kekuatan. Kita membawa Pesan Harapan dan Janji Kebebasan bagi semua yang mencarinya.
Itulah Persatuan Tindakan kita dan Persatuan Tujuan kita.
Di Narcotics Anonymous jika kita tidak mengingat dasar kita, maka mungkin kita belum mengalaminya. Kita berbagi pengalaman berharga ini dengan semua yang mencari Pemulihan.